Kemenaker Bikin Coworking Space Gratis Untuk Startup Lokal

Kementerian Ketenagakerjaan, Muhammad Hanif Dhakiri meresmikan coworking space yang diberi nama Innovation Room untuk menjadi wadah bisnis dari para perusahaan perintis atau startup lokal. Ruang bersama ini berlokasi di Lantai M, Gedung Parkir Kementerian Ketenagakerjaan, Jalan Jendral Gatot Subroto, Jakarta Selatan.

coworking space, ruang bersama, ruang kantor, innovation room

Innovation Room

Pengguna Innovation Room nantinya sama sekali tidak dipungut biaya (gratis). Walaupun demikian ada beberapa syarat bagi para pengusaha muda dan pelaku startup untuk bisa menggunakanfasilitas yang dibuka 24 jam ini. “Para penggunanya harus melakukan registrasi lebih dahulu,” ucap Anjani Amitya Kirana, penanggung jawab Innovation Room ketika ditemui usai acara peresmian, Kamis, (28/7/2018).

Baca Juga : Pasar Perkantoran Sedang Lesu, coworking Space Berkembang

Peresmian dilakukan langsung oleh Menaker Hanif Dhakiri. Menurut dia, coworking space seperti ini memang dibuat untuk menampung pola kerja kawula muda yang fleksibel dan tidak terikat. Model coworking space untuk pengusaha rintisan dipilih karena masifnya perkembangan bisnis ini dalam beberapa tahun terakhir. Per 22 Juni 2018, ucapnya, Indonesia sudah memiliki setidaknya 1.830 startup.

Coworking space pertama di Kemenaker ini sebenarnya adalah ruangan seluas 10×30 meter ini dibuat dengan desain yang menarik dan dilengkapi berbagai furnitur seperti sofa dan meja kerja. Sepintas, coworking space ini juga terlihat seperti cafe yang memungkinkan penggunanya untuk bekerja dengan nyaman.

Baca Juga : Ada Coworking Space Keren di Kantor Pusat Pos Indonesia

Anjani melanjutkan, para pelaku startup bisa datang langsung kesini untuk melakukan regustrasi untuk menggunakan Innovation Room. Pendaftaran via online, kata dia, belum bisa dilakukan karena masih dalam persiapan infrastruktur teknologi.

Saat mendaftar, para startup harus membawa proposal konkrit terkait pengembangan bisnis yang sedang mereka jalani. Nantinya, proposal itu akan diuji oleh tim dari Innovation Room. Setelah lolos dalam proses ini, barulah startup bisa mengakses Innovation Room dengan bebas. “Di sini disediakan wifi, kopi, dan juga teh gratis,” ucapnya.

Baca Juga : 4 Tips Sewa Kantor Untuk Alamat Bisnis Anda

Walau demikian, kata Anjani, startup tidak bisa mendaftar sendiri-sendiri. Para pengelola harus mendaftar bersama-sama dan tergabung dalam komunitas masing-masing. Ada enam kategori komunitas yaitu pemerintahan, industri, lembaga swadaya masyarakat, universitas dan kelompok riset, media, serta komunitas keuangan dan investasi.

Anggota tim Innovation Room yang juga Co-founder Visio Incubator Hendriko Firman mengatakan coworking space ini memang tidak bisa menampung seluruh karyawan milik startup anggota. Menurut dia, hanya akan ada beberapa perwakilan Startup saja yang akan mengisi Innovation Room ini. Selain itu, jenis bisnis yang dikembangkan startup juga saat ini masih fleksibel. “Tidak harus yang berkaitan dengan ketenagakerjaan,” pungkasnya.

Okupansi Perkantoran di Surabaya Diprediksi Tetap di Bawah 70%

Permintaan perkantoran di Surabaya masih lesu. Pasokannya melimpah, sama seperti yang terjadi di Jakarta, disebut menjadi salah satu penyebab, penyerapan area perkantoran di Surabaya masih minim.

perkantoran, gedung perkantoran, perkantoran di surabaya

Colliers Indonesia menilai, Tingkat hunian gedung perkantoran di Surabaya juga masih sangat sedikit. Padahal, total gedung perkantoran di Surabaya hanya setara dengan perkantoran yang ada di Jalan Satrio, Jakarta Selatan.

Baca Juga : Tips Atasi Mahalnya Harga Sewa Kantor Bagi Startup

Dalam catatan Colliers, total gedung perkantoran di sana hanya 340.000 meter persegi hingga semester pertama 2018. Saat ini terdapat 80.000 meter persegi yang masih belum terisi. Angka tersebut sangat besar untuk ukuran kota Surabaya dan butuh waktu lama untuk dapat menyerap semua itu.

Oleh karena itu, Colliers memprediksikan tingkat okupansi perkantoran di kota ini masih akan di bawah 70 persen hingga akhir tahun. Menurut ferry, minimnya serapan ruang kantor di sana karena masih banyaknya perusahaan lokal lebih memilih rukan sebagai kantor atau menjadikan rumah sebagai kantor mereka.

Harga sewa ruang kantor di Surabaya diperkirakan juga akan mengalami penurunan hingga akhir tahun ini sekitar 5 persen karena permintaan masih minim. Dari sisi tenant, bisnis perkantoran di Surabaya masih ditopang dari pelayaran, asuransi dan perbankan.

Tetapi belakangan, seiring dengan perkembangan perusahaan rintisan (start-up), keberadaan coworking space juga sudah mulai hadir di kota ini. Dari catatat Colliers, sudah ada tiga perusahaan penyedia ruang kantor bersama yang ada di Surabaya.

Baca Juga : 4 CoWorking Space di Surabaya yang Nyaman buat Kerja

Ferry mengatakan, pasar perkantoran strata title juga cenderung mengalami perlambatan. Biasanya durasi penjualan gedung perkantoran hanya membutuhkan waktu satu sampai dua tahun untuk terserap penuh, kini butuh waktu lebih lama lagi yakni sekitar 3 hingga 4 tahun.

Baca Juga : Banyak Pasokan, Harga Sewa Kantor di Jakarta Bisa Turun 20%

Suplai perkantoran di Surabaya diperkirakan masih akan terus mengalami peningkatan sehingga tekanan terhadap okupansi masih akan berlanjut. Dari tahun 2018 sampai tahun 2021, penambahan pasokan perkantoran baru diperkirakan akan mencapai 330.000 meter persegi.(KONTAN.CO.ID)