Gedung BPPT di Jakarta Dapat 2 Penghargaan Subroto

gedung bppt, gedung, bppt, gedung di jakarta

Kepala Biro Umum BPPT Ir. R. Guntur Haryanto, MM (kanan) dan Sekretaris Utama BPPT Wimpie A. Noegroho di acara Anugerah Penghargan Subroto yang diselenggarakan Kementerian ESDM, Jumat (28/9/2018). tribunnews.com

Efisiensi dalam penggunaan energi saat ini menjadi gaya hidup, termasuk di lingkungan gedung di Jakarta baik itu perkantoran swasta hingga pemerintahan.

Seperti yang diterapkan di lingkungan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).

Lembaga ini berhasil melakukan penggunakan tenaga listrik melalui penggunaan lampu LED sejak tahun 2014 serta penerapan teknologi sensor gerakan untuk menyalakan dan mematikan listrik di lingkungan perkantoran BPPT yang berada di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat.

Gedung BPPT 1 di Jakarta Pusat

gedung bppt, gedung, bppt, gedung di jakarta

Gedung BPPT – serangtimur.net

Berbagai langkah tepat guna dalam penggunaan energi listrik di BPPT, berhasil menurunkan biaya listrik hingga 21%.

Baca Juga : Kaum Milenial Minati Perkantoran yang Terintegrasi Shopping Center

“Biasanya per tahun kita membayar sekitar Rp 2 miliiar, saat ini hanya sekitar Rp 1,2 miliar,” kata Wimpie A. Noegroho, Sekretaris Utama BPPT.

“Kita memaksimalkan efisiensi dengan beralih ke lampu LED serta monitoring efisiensi energi dan penerapan ISO 5001. Kita juga menggunakan sensor, lampu akan menyala jika ada gerakan. Begitu juga dengan kran air. Seperti di toilet, kita menggunakan sensor gerakan untuk kran air supaya tidak semua air terbuang percuma,” ujar Wimpie.

Gaya hidup hemat air dan ramah lingkungan juga diterapkan dengan menampung air hujan. Air hujan hasil tampungan tersebut digunakan untuk penghijauan semisal menyiram tanaman di lingkungan kantor BPPT.

“Limbah untuk IPAL juga kita olah, kita gunakan untuk berbagai keperluan seperti mencuci mobil operasional, kegiatan kebersihan sekitar gedung dan lain-lain.

Atas semua pencapaian tersebut, BPPT dianugerahi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dengan dua penghargaan sekaligus. Yaitu, Penghargaan Subroto untuk Kategori C Penghematan Energi di Gedung Pemerintahan dan satu lagi Penghargaan Subroto Kategori B Manajemen Energi pada Gedung Besar.

“Kita sudah 3 kali jadi juara, tahun 2017 kita juara tiga. Sekarang kita berhasil juara 1 dan BPPT adalah yang pertama di Indonesia yang menggunaan ISO 5001,” kata Kepala Biro Umum BPPT, Ir. R. Guntur Haryanto, MM.

Dua penghargaan tersebut diserahkan kepada BPPT, Jumat (28/9) di Malam Anugerah Penghargaan Subroto yang diselenggarakan oleh Kementerian ESDM di Jakarta.

“Kami berterima kasih bisa mendapatkan penghargaan efisiensi gedung besar di Jakarta, ini menjadi pemicu bagi kita dalam pengelolaan efisiensi gedung kami kedepannya. Ini merupakan penghematan yang luar biasa bagi kami,” tambah Wimpie.

Wimpie juga menjelaskan, Program Penghematan Energi dan Air serta Gerakan Indonesia Bersih di lingkungan BPPT selama ini dijalankan untuk mendorong pelaksanaan Instruksi Presiden No. 13 Tahun 2011 tentang Penghematan Energi dan Air.

Gedung Pemerintahan yang Tersertifikasi ISO 50001

Dalam mengelola penggunaan energi di Gedung BPPT II, pihaknya sudah melakukan berbagai langkah untuk menghemat energi yang diantaranya dengan melakukan audit energi secara berkala, penggantian beberapa peralatan energi yang lebih efisien, dan usaha manajemen operasi peralatan dan juga kegiatan-kegiatan perencanaan serta monitoring checking penggunaan peralatan sesuai ISO 50001.

“Kami melakukan pendekatan penghematan energi secara berkelanjutan dengan menerapkan sistem manajemen energi (ISO 50001) pada awal tahun 2017,” kata Wimpie.

Upaya penerapan sistem manajemen energi dimulai dengan adanya komitmen manajemen tinggi dengan menyediakan sumberdaya, menetapkan kebijakan energi serta membentuk team manajemen energi BPPT yang melibatkan seluruh unsur yang ada di BPPT.

Untuk memperoleh penghematan energi yang berkelanjutan, dari tahun 2017, BPPT menerapkan sistem manajemen energi (SME) berbasis ISO 50001 dan kini Gedung II BPPT sudah mengantongi sertifikat ISO 50001. Gedung II BPPT adalah Gedung Pemerintah Pertama yang mendapatkan ISO 50001.

Pada proses pelaksanan, peningkatan kinerja dilakukan sosialisasi hemat energi kepada seluruh karyawan, manajemen operasi chiller dan lift, dan penggantian Chiller.

Penggantian lampu biasa dengan lampu hemat energi (LED), pemasangan sistem kontrol, instalasi Sistem Informasi Monitoring Energi, hingga pemanfaatan cahaya alami sebagai penerangan.

Secara keseluruhan upaya ini dapat meningkatkan efisiensi penggunaan energi selama periode Juli hingga November tahun 2017 adalah sebesar 150.864,75 kWh atau setara dengan 123,56 ton pengurangan emisi CO2.

Baca Juga : Netizen Ejek Gedung dengan Air Terjun Buatan di China ini

Implementasi hasil audit energi yang dilakukan dari tahun 2012 hingga 2018 yang diantaranya berupa penggantian lampu TL-30 W dengan Lampu LED-16 W, pemasangan KWH Meter di setiap lantai. pemasangan thermostat dan perbaikan BAS, penggantian backup power, penggantian chiller, hingga monitoring checking penghematan energi dan air di tiap lantai 1 sampai 3 hari sekali oleh tim cepat tanggap dan hemat energi.

BPPT juga menggelar Kontes Penataan Lingkungan Kerja yang Ramah Lingkungan di lingkungan BPPT sejak tahun 2015,
pemanenan air hujan untuk menyirami taman, flush toilet dan mencuci mobil operasional, pembuatan sumur resapan air, hingga pembuatan laporan secara online kegiatan penghematan energi dan air ke Kementerian ESDM.

 

Artikel ini telah tayang sebelumnya di laman Tribunnews.com dengan judul "Sukses Terapkan Hemat Energi di Gedung Perkantoran, BPPT DIganjar 2 Penghargaan Subroto".
Iklan

#bppt, #gedung, #gedung-bppt, #gedung-di-jakarta, #gedung-perkantoran