Gedung BPPT di Jakarta Dapat 2 Penghargaan Subroto

gedung bppt, gedung, bppt, gedung di jakarta

Kepala Biro Umum BPPT Ir. R. Guntur Haryanto, MM (kanan) dan Sekretaris Utama BPPT Wimpie A. Noegroho di acara Anugerah Penghargan Subroto yang diselenggarakan Kementerian ESDM, Jumat (28/9/2018). tribunnews.com

Efisiensi dalam penggunaan energi saat ini menjadi gaya hidup, termasuk di lingkungan gedung di Jakarta baik itu perkantoran swasta hingga pemerintahan.

Seperti yang diterapkan di lingkungan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT). Baca lebih lanjut

Iklan

#bppt, #gedung, #gedung-bppt, #gedung-di-jakarta, #gedung-perkantoran

Intiland Kembangkan Segmen Ritel dan Kantor di Surabaya

spazio, gedung perkantoran,

Spazio Surabaya

Grup Intiland yang membuat target kontribusi recurring income sebesar 20 persen dicapai dari area komersial, khususnya ritel. Kantor

Simon Joseph Wirawan, Property Management Director PT Grande Family View mengatakan, pengembangan segmen ritel yang ada di kawasan Graha Festival sepanjang 1,8 kilometer.

Lahan di area tersebut disewakan ke penyewa-penyewa besar. Ada juga pengembangan ritel sebagai penunjang gedung perkantoran.

Baca Juga : Okupansi Perkantoran di Surabaya Diprediksi Tetap di Bawah 70%

Di sepanjang Graha Festival, selain area ritel, juga ada gedung perkantoran, yakni Spazio.

”Maret tahun depan dioperasikan Spazio Tower yang juga perkantoran. Secara umum keberadaan ritel untuk mendukung gedung perkantoran,” kata Simon beberapa waktu lalu.

Di Spazio, yang difungsikan sebagai area ritel seluas 4.000 meter persegi. Termasuk juga pengembangan Hungerbelt Food Corner dari tenant-tenant kuliner.

Karena ada di satu lokasi dengan gedung perkantoran, yang menjadi target market yang disasar salah satunya adalah para karyawan kantor.

”Karena jam kerja kantor terbatas, pada malam hari kami sasar market yang berbeda pula. Seperti anak muda ataupun keluarga,” tambah Simon.

Rencananya pihaknya juga mengembangkan ritel dengan konsep yang sama seperti di Spazio Tower.

Sejauh ini, peranan ritel terhadap total recurring income atau pendapatan berulang yakni sebesar 30 persen.

Sisanya dari penyewaaan ruang kantor, ruang kerja bersama (coworking space), hingga golf.

”Tahun ini kami menargetkan kontribusi recurring income sebesar 20 persen dari total pendapatan di Surabaya,” terang Simon.

Sewa Bisnis Perkantoran

Berdasarkan liputan Investor Daily, banyak pengembang besar yang menggarap bisnis perkantoran di Jakarta, seperti PT Intiland Development Tbk, Ciputra Group, PT Agung Podomoro Land Tbk (APL). APL bahkan sampai membuat produk small office home office (SOHO), antara lain di kawasan Pancoran dan Slipi. Sedangkan Intiland memiliki South Quarter dan Intiland Tower Jakarta. Adapun Ciputra punya perkantoran di Ciputra World Jakarta (CWJ) I dan II.

Menurut Direktur dan Sekretaris Perusahaan Intiland Theresia Rustandi, permintaan sewa ruang kantor masih stabil, tetapi cenderung melambat dalam setahun terakhir. Hal itu antara lain dipengaruhi bertambahnya suplai perkantoran sejalan selesainya pembangunan gedung-gedung perkantoran.

Untuk perkantoran disewakan atau beli, kata dia, jenis industrinya bermacam-macam, tidak terpaku pada satu industri saja. “Beberapa industri yang masuk antara lain keuangan, ritel, dan manufaktur.” katanya.

Baca Juga : Kaum Milenial Minati Perkantoran yang Terintegrasi Shopping Center

Theresia mengungkapkan, tren harga sewa kantor justru cenderung stabil dan belum mengalami peningkatan dalam setahun terakhir. Begitu juga dengan okupansinya.

Dia memberikan contoh, okupansi Intiland Tower Jakarta saat ini mencapai 88 persen dengan tarif sewa Rp 250 ribu/meter persegi/bulan. Sedangkan South Quarter di kawasan TB Simatupang okupansinya mencapai 58,5 persen dengan harga sewa Rp 300 hingga 400 ribu per meter persegi per bulan. Adapun okupansi Intiland Tower Surabaya mencapai 67,2 persen dengan harga sewa kantor Rp 90 ribu/meter persegi/bulan.

Kaum Milenial Minati Perkantoran yang Terintegrasi Shopping Center

Dalam kajian yang dilakukan Collier Internasional mengenai okupansi gedung perkantoran di Surabaya, Jawa Timur pada Semester Pertama tahun 2018 sedang mengalami perlambatan. Padahal jumlahnya masih sekitar 10% dibanding gedung perkantoran yang ada di Ibu Kota Jakarta.

Tetapi bagi PT. Pakuwon Jati Tbk, pihaknya yakin gedung perkantoran milik mereka mempunyai potensi yang besar.

pakuwon tower, gedung perkantoran, shopping center

Pakuwon Tower, Surabaya Jawa Timur

 

Baca Juga : Tips Atasi Mahalnya Harga Sewa Kantor Bagi Startup

“Kami punya gedung perkantoran di kawasan (central business district) CBD Surabaya. Sehingga pasar dan juga okupansi bisa tinggi,” ujar Sutandi Purnomosidi, Direktur Marketing Pakuwon Jati, usai meluncurkan proyek perkantoran Pakuwon Tower diatas mall Tunjungan Plaza 6, Surabaya, Rabu (29/8).

Peluncuran Pakuwon Tower ini menyusul kesuksesan proyek perkantoran Pakuwon Center yang sudah terjual dan tersewa sebanyak 80% pada Kuartal Ketiga tahun ini.

“Tingkat penjualan tersebut menunjukan minat konsumen dalam memilih produk properti yang tepat, yaitu berada di jantung Kota Surabaya. Berbeda dengan perkantoran wilayah pinggir, animo sebuah bisnis terlihat ada di pusat kota,” papar Sutandi.

Mengusung konsep ‘working in style’, adalah konsep yang tengah jadi tren di era yang serba cepat dan praktis ini.

Terlebih bagi kaum milenial yang sudah banyak melahirkan profesi baru seperti e-commerce, blogger, vlogger, dan youtuber.

“Time is money, semuanya serba praktis, sebab bekerja di gedung yang terintegrasi dengan shopping center dan cafe atau restoran yang dijadikan tempat meeting dengan rekan bisnis atau klien,” terang Sutandi.

Perkantoran diatas Shopping Center

Pakuwon Tower terdiri dari 26 lantai berada di atas mall. Total luas ruang perkantoran yang ditawarkan yakni 41.000 meter persegi dengan low zone dan high zone.

Pakuwon Tower adalah gedung perkantoran grade A yang memiliki sistem keamanan dengan teknologi modern Turnstile Entrance Control yakni perkantoran yang dirancang dengan access card untuk keamanan dan kenyamanan.

Saat ini sudah ada beberapa calon pembeli yang tengah menjajaki seperti perusahaan yang bergerak di sektor asuransi dan sekuritas.

“Kami harapkan tahun ini sudah serah terima dengan konsumen dan pada Maret tahun depan sudah dapat mulai beroperasi,” tambahnya.

Baca Juga : Minat untuk Perkantoran Ciputra Group Alami Peningkatan

Untuk mempermudah pembelian, Pakuwon menawarkan gimmick seperti kredit pembiayaan office dengan DP 20% dan bunga 9% fixed 3 tahun, free service charge selama 60 bulan (5 tahun), hadiah langsung berupa voucher Informa senilai Rp 50 juta hingga grand prize mobil Honda Jazz.

“Program ini hanya selama acara Private Preview. Diharapkan ini akan menarik konsumen, apalagi sebentar lagi suku bunga akan naik,” kata Sutandi.

 

Artikel ini telah tayang sebelumnya di surya.co.id dengan judul "Gedung Perkantoran yang Terintegrasi dengan Mal dan Apartemen Masih Menarik bagi Pasar Milenial".

Kemenaker Bikin Coworking Space Gratis Untuk Startup Lokal

Kementerian Ketenagakerjaan, Muhammad Hanif Dhakiri meresmikan coworking space yang diberi nama Innovation Room untuk menjadi wadah bisnis dari para perusahaan perintis atau startup lokal. Ruang bersama ini berlokasi di Lantai M, Gedung Parkir Kementerian Ketenagakerjaan, Jalan Jendral Gatot Subroto, Jakarta Selatan.

coworking space, ruang bersama, ruang kantor, innovation room

Innovation Room

Pengguna Innovation Room nantinya sama sekali tidak dipungut biaya (gratis). Walaupun demikian ada beberapa syarat bagi para pengusaha muda dan pelaku startup untuk bisa menggunakanfasilitas yang dibuka 24 jam ini. “Para penggunanya harus melakukan registrasi lebih dahulu,” ucap Anjani Amitya Kirana, penanggung jawab Innovation Room ketika ditemui usai acara peresmian, Kamis, (28/7/2018).

Baca Juga : Pasar Perkantoran Sedang Lesu, coworking Space Berkembang

Peresmian dilakukan langsung oleh Menaker Hanif Dhakiri. Menurut dia, coworking space seperti ini memang dibuat untuk menampung pola kerja kawula muda yang fleksibel dan tidak terikat. Model coworking space untuk pengusaha rintisan dipilih karena masifnya perkembangan bisnis ini dalam beberapa tahun terakhir. Per 22 Juni 2018, ucapnya, Indonesia sudah memiliki setidaknya 1.830 startup.

Coworking space pertama di Kemenaker ini sebenarnya adalah ruangan seluas 10×30 meter ini dibuat dengan desain yang menarik dan dilengkapi berbagai furnitur seperti sofa dan meja kerja. Sepintas, coworking space ini juga terlihat seperti cafe yang memungkinkan penggunanya untuk bekerja dengan nyaman.

Baca Juga : Ada Coworking Space Keren di Kantor Pusat Pos Indonesia

Anjani melanjutkan, para pelaku startup bisa datang langsung kesini untuk melakukan regustrasi untuk menggunakan Innovation Room. Pendaftaran via online, kata dia, belum bisa dilakukan karena masih dalam persiapan infrastruktur teknologi.

Saat mendaftar, para startup harus membawa proposal konkrit terkait pengembangan bisnis yang sedang mereka jalani. Nantinya, proposal itu akan diuji oleh tim dari Innovation Room. Setelah lolos dalam proses ini, barulah startup bisa mengakses Innovation Room dengan bebas. “Di sini disediakan wifi, kopi, dan juga teh gratis,” ucapnya.

Baca Juga : 4 Tips Sewa Kantor Untuk Alamat Bisnis Anda

Walau demikian, kata Anjani, startup tidak bisa mendaftar sendiri-sendiri. Para pengelola harus mendaftar bersama-sama dan tergabung dalam komunitas masing-masing. Ada enam kategori komunitas yaitu pemerintahan, industri, lembaga swadaya masyarakat, universitas dan kelompok riset, media, serta komunitas keuangan dan investasi.

Anggota tim Innovation Room yang juga Co-founder Visio Incubator Hendriko Firman mengatakan coworking space ini memang tidak bisa menampung seluruh karyawan milik startup anggota. Menurut dia, hanya akan ada beberapa perwakilan Startup saja yang akan mengisi Innovation Room ini. Selain itu, jenis bisnis yang dikembangkan startup juga saat ini masih fleksibel. “Tidak harus yang berkaitan dengan ketenagakerjaan,” pungkasnya.

Okupansi Perkantoran di Surabaya Diprediksi Tetap di Bawah 70%

Permintaan perkantoran di Surabaya masih lesu. Pasokannya melimpah, sama seperti yang terjadi di Jakarta, disebut menjadi salah satu penyebab, penyerapan area perkantoran di Surabaya masih minim.

perkantoran, gedung perkantoran, perkantoran di surabaya

Colliers Indonesia menilai, Tingkat hunian gedung perkantoran di Surabaya juga masih sangat sedikit. Padahal, total gedung perkantoran di Surabaya hanya setara dengan perkantoran yang ada di Jalan Satrio, Jakarta Selatan.

Baca Juga : Tips Atasi Mahalnya Harga Sewa Kantor Bagi Startup

Dalam catatan Colliers, total gedung perkantoran di sana hanya 340.000 meter persegi hingga semester pertama 2018. Saat ini terdapat 80.000 meter persegi yang masih belum terisi. Angka tersebut sangat besar untuk ukuran kota Surabaya dan butuh waktu lama untuk dapat menyerap semua itu.

Oleh karena itu, Colliers memprediksikan tingkat okupansi perkantoran di kota ini masih akan di bawah 70 persen hingga akhir tahun. Menurut ferry, minimnya serapan ruang kantor di sana karena masih banyaknya perusahaan lokal lebih memilih rukan sebagai kantor atau menjadikan rumah sebagai kantor mereka.

Harga sewa ruang kantor di Surabaya diperkirakan juga akan mengalami penurunan hingga akhir tahun ini sekitar 5 persen karena permintaan masih minim. Dari sisi tenant, bisnis perkantoran di Surabaya masih ditopang dari pelayaran, asuransi dan perbankan.

Tetapi belakangan, seiring dengan perkembangan perusahaan rintisan (start-up), keberadaan coworking space juga sudah mulai hadir di kota ini. Dari catatat Colliers, sudah ada tiga perusahaan penyedia ruang kantor bersama yang ada di Surabaya.

Baca Juga : 4 CoWorking Space di Surabaya yang Nyaman buat Kerja

Ferry mengatakan, pasar perkantoran strata title juga cenderung mengalami perlambatan. Biasanya durasi penjualan gedung perkantoran hanya membutuhkan waktu satu sampai dua tahun untuk terserap penuh, kini butuh waktu lebih lama lagi yakni sekitar 3 hingga 4 tahun.

Baca Juga : Banyak Pasokan, Harga Sewa Kantor di Jakarta Bisa Turun 20%

Suplai perkantoran di Surabaya diperkirakan masih akan terus mengalami peningkatan sehingga tekanan terhadap okupansi masih akan berlanjut. Dari tahun 2018 sampai tahun 2021, penambahan pasokan perkantoran baru diperkirakan akan mencapai 330.000 meter persegi.(KONTAN.CO.ID)

Suplai Ruang Perkantoran di Jakarta Terbesar Tahun 2018

Konsultan properti Colliers International menyatakan jumlah persediaan ruang perkantoran di Jakarta akan menjadi yang terbesar pada tahun 2018 ini.

perkantoran, gedung perkantoran, ruang kantor, sewa kantor

Perkantoran SCBD Jakarta

“Secara jumlah gedung perkantoran mungkin tidak terlalu banyak, namun secara total, ukuran gedung perkantoran yang akan dibangun itu akan lebih besar di kawasan Central Business District (CBD),” kata Ferry Salanto, Senior Associate Director Colliers International Indonesia, di Jakarta beberapa waktu lalu.

Baca Juga : Koreksi Harga Ruang Perkantoran di Jakarta Terus Berlanjut

Kata Ferry, sejumlah proyek gedung perkantoran yang baru masuk tahun 2018 semuanya ukurannya sangat besar, seperti dua gedung baru di CBD yaitu Treasury Tower dan Prosperity. Kedua gedung baru tersebut akan berkontribusi kepada penambahan ruang perkantoran sekitar 200.000 meter persegi.

Sedangkan secara keseluruhan, jumlah pasokan kumulatif pada kuartal pertama 2018 di Jakarta adalah 6,2 juta meter persegi.

Ferry mengingatkan bahwa “booming” pembangunan gedung perkantoran dimulai sejak tahun 2012, dimana para investor masuk saat siklus properti sedang mengalami kenaikan.

“Prinsip investasi diperkirakan meningkat jika siklusnya naik. Jika sudah ada di puncak, kegiatan investasi harusnya tidak terlalu ekspansif. Hasilnya tahun pemilu 2014 hingga 2017, kita lihat di report terjadi penurunan tingkat hunian karena jumlah pasokan dengan jumlah penerapan itu tidak seimbang,” ucapnya.

Selain itu, kata dia, rata-rata harga penawaran sewa kantor naik dikarenakan beroperasinya gedung-gedung perkantoran kualitas premium, tetapi karena situasi “tenant market” (pihak yang pembeli/penyewa memegang kendali), jadi harga transaksi bisa jauh lebih rendah dari harga penawaran.

Sejak awal tahun, Colliers sudah menyoroti kelebihan pasokan perkantoran dan apartemen di kawasan Jakarta dan wilayah sekitarnya yang dinilai bisa mengakibatkan dinamika pada sektor properti pada tahun 2018.

Baca Juga : 2018, Pasar Ruang Perkantoran dan Kondominium Bangkit

“Situasi melimpahnya pasokan di sektor perkantoran dan residensial bertingkat terus menempatkan tekanan terhadap penyewaan dan harga sepanjang tahun 2018,” ujar Ferry.

Ferry mengatakan, sektor perkantoran diperkirakan akan banyak dipenuhi aktivitas dan relokasi yang dilakukan pelaku usaha seperti “e-commerce”.

Selain itu, kata dia, dalam sektor residensial, ke depannya apartemen dan perumahan menengah ke bawah akan tetap mendominasi keseluruhan penjualan sektor ini. (Antara)

#gedung-kantor, #gedung-perkantoran, #jakarta, #perkantoran, #ruang-kantor, #scbd, #sewa-kantor

Koreksi Harga Ruang Perkantoran di Jakarta Terus Berlanjut

ruang kantor, perkantoran, ruang perkantoran, gedung perkantoran

Ruang Perkantoran

Koreksi harga sewa gedung perkantoran di kawasan central business district (CBD) Jakarta diperkirakan masih akan terus terjadi hingga tahun 2019. Hal ini dikarenakan, berlebihnya pasokan ruang perkantoran yang ada di kawasan tersebut. Baca lebih lanjut

#gedung-kantor, #gedung-perkantoran, #kantor, #perkantoran, #ruang-kantor, #sewa-kantor