Ini Alasan Mengapa Rumah Dijual Susah Laku

rumah, rumah dijual, jual rumah, tips jual rumah, susah laku, cepat laku, properti, info properti

Ini Alasan Mengapa Rumah Dijual Susah Laku – Memasarkan rumah dijual membutuhkan strategi yang tepat agar rumah yang ditawarkan bisa cepat laku. Dan sebaliknya, bila salah strategi dalam memasarkan rumah maka jangan harap rumah tersebut dapat cepat mendapatkan pembeli. Menjual rumah adalah hal yang gampang-gampang susah. Mengapa demikian? Dikarenakan rumah adalah jenis properti yang harganya selalu naik, ini menjadikan tantangan tersendiri dalam memasarkannya. Di sisi yang lain banyak orang yang berusaha keras dalam menjual rumah, bahkan ada yang sampai lebih dari satu tahun tidak mendapatkan pembeli, padahal si pemilik rumah telah memasang spanduk dan juga diiklankan di media cetak dan online agar rumahnya cepat laku. Lalu apa yang membuat rumah dijual sulit untuk mendapatkan pembeli? Simak analisanya berikut ini:

Menetapkan harga yang terlalu tinggi
Kebanyakan penjual rumah menetapkan harga yang tinggi bahkan melebihi harga pasaran yang ada, dan berharap nantinya akan terjadi negosiasi dengan calon pembeli rumah. Apakah sudah tepat hal yang demikian? Namun kenyataanya adalah, ini membuat calon pembeli mundur sebelum melakukan penawaran. Karena calon pembeli berfikir bahwa rumah dijual tersebut ditawarkan dengan harga yang sangat tinggi dan tidak masuk akal. Maka saya menyarankan kepada Anda untuk meningkatkan harga rumah yang dijual maksimal 3% dari harga pasaran, ini bisa membuat pembeli potensial masih memiliki keinginan untuk tawar-menawar. Catatan: calon pembeli pasti mempertimbangkan beberapa rumah sebelum mereka memutuskan untuk menghubungi Anda, sehingga mereka tidak perlu repot untuk menelepon penjual yang menawarkan rumahnya dengan harga tidak masuk akal.

Kondisi fisik rumah yang jelek
Jangan biarkan rumah dalam kondisi kusam dan cat terkelupas serta taman yang terlihat tidak terawat. Maka rapikan terlibih dahulu kondisi fisik rumah sebelum Anda menjualnya. Dengan begitu ini bisa meningkatkan persentase rumah tersebut cepat terjual. Cukup bersihkan rumah secara rutin, walaupun Anda tidak tinggal dirumah tersebut setidaknya bersihkan rumah dua kali dalam seminggu supaya rumah nampak terawat dan bersih. Catatan: Pembeli cenderung lebih memilih rumah dalam keadaan OK dan desain rumah yang bagus.

Tidak ada waktu untuk menunjukkan lokasi rumah
Karena alasan kesibukan pemilik rumah, sering dijumpai pembeli potensial harus menyesuaikan jadwal atau waktu untuk bisa melihat rumah yang dijual. Calon pembeli selalu ingin segera melihatnya rumah yang ditawarkan, sehingga bisa cepat mengambil keputusan untuk membeli atau tidak. Maka dari itu, dalam menjual rumah Anda harus siap meluangkan waktu untuk menanggapi calon pembeli ketika ingin melihat rumah.

Tidak koperatif terhadap calon pembeli
Sebagai seorang yang sedang butuh uang, sebaiknya Anda koperatif terhadap calon pembeli rumah Anda, sebagai contoh menunjukkan IMB dan foto copy sertifikat tanah ketika calon pembeli ingin melihat apakah rumah yang Anda jual memenuhi legalitas untuk diajukan KPR ke pihak Bank. Jika Anda tidak koperatif dengan mengulur waktu untuk bisa memperlihatkan dokumen, maka calon pembeli bisa tidak yakin.

Iklan

#finansial-2, #info-2, #jual-rumah, #laku, #marketing, #properti-2, #property, #rumah-2, #rumah-dijual-2, #susah-laku